Login      Register

Pentingnya ASI Ekslusif

ayu

Selasa, 5 Desember 2023. Kembali perwakilan AsDI Jawa Timur mengudara dalam acara ‘Lontong Balap’ RRI. Kali ini narasumber yang mewakili AsDI Jawa Timur adalah mbak Ayu Puspaningrum Hidayat,S.Gz, seorang dietisien dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Tema yang dibicarakan adalah Pentingnya ASI Ekslusif Dari Sisi Gizi, Kesehatan, dan Ekonomi Bangsa. Wuuiiihhh, gak nyangka kan jika pemberian ASI ekslusif dapat berpengaruh pada ekonomi bangsa.

 

Acara yang dipandu oleh Ning Prabandari dimulai dengan diawali sebuah parikan oleh mbak Ayu, “Mangan sambel lalap karo iwak teri. Ayo ngrungokno lontong balap nang radio RRI”. Kemudian, mbak Ayu mulai menyampaikan bahwa saat ini meski 90% ibu menyusui anaknya akan tetapi pemberian ASI ekslusif masih rendah yaitu hanya sekitar 20%. Diharapkan, cakupannya secara nasional adalah 80%.

Banyak bukti ilmiah yang memperlihatkan bahwa ASI yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. ASI mengandung seluruh zat gizi untuk 6 bulan pertama kehidupan bayi yaitu baik lemak, protein, karbohidrat, serta zat protektif seperti lacto avilia bifidus, lactoferin, lizozim, immunoglobulin serta c3 dan c4.

Terdapat 3 stadium waktu pemberian ASIm yaitu pada hari 1 sampai ke 7, ASI yang keluar adalah kolostrum yang mengandung protein tinggi serta immunoglobulin A. Jumlah kolostrum meski sedikit akan tetapi sudah mencukupi kebutuhan bayi. Kemudian, pada hari ke 7 sampai ke 14 disebut ASI masa transisi dengan kandungan protein sedikit menurun diimbangi dengan peningkatan lemak, laktosa, serta vitamin larut air. Pada hari ke 14 dan seterusnya disebut ASI yang matang.

Manfaat dari pemberian ASI ekslusif adalah memberi efek psikologis yang memperkuat hubungan emosional antara ibu dan anak, selain tentunya adanya zat protektif dalam ASI untuk memperkuat daya tahan bayi. Memberikan ASI tentunya lebih aman dan terjamin kebersihannya dibanding dengan susu formula, Sementara itu, bagi ibu memberikan ASI dapat membantu menurunkan berat badan. Meyusui akan menurunkan Kalori sebesar 500 Kalori. Selain itu, menyusui dapat membantu ibu memulihkan diri seletah proses melahirkan dengan terlepasnya hormon oksitosin yang membantu rahim berkontraksi dan mengurangi resiko perdarahan pasca melahirkan serta menurunkan stress. Sementara itu, dari sisi ekonomi, memberikan ASI akan membuat keluarga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli susu formula dan dapat digunakan untuk hal produktif bagi keluarga. Berkurangnya konsumsi susu formula akan menghemat devisa negara karena saat ini import untuk memproduksi susu formula akan mengurangi pendapatan negara.

Tanggapan dari masyarakat sangat antusias diantaranya adanya pertanyaan tentang bagaimana jika menyusui bayi yang kembar, serta ada masukan dari pengalaman pendengar terhadap kegiatan menyusui seperti makan daun kelor, daun katuk, untuk memperlancar keluarnya ASI.

Sebelum acara berakhir, kembali mbak Ayu menyampaikan sebuah parikan, “ Masak sayur santen karo nyemil gorengan sukun. Cekap kulo semanten lan matur suwun”

N3N

Hubungi kami

Sekretariat
Instalasi Gizi RSU Haji Surabaya
Jl. Manyar Kertoadi, Sukolilo Surabaya 60117

  • dummy (031) 5924000 Ext. 5840

  • dummy 0817334276

  • dummy asdijawatimur@gmail.com

Newsletter

Silahkan masukkan email anda dan kami akan memberikan informasi kepada anda

Search