
Selasa, 17 Desember 2024
Akhir tahun 2024, kembali narasumber dari AsDI Jawa Timur mengudara di acara Tanjung Perak Siang RRI Pro 4 FM. Kali ini Ning Tika Maharani,S.Gz, seorang ahli gizi dari RS Widodo Ngawi menyampaikan topik “Ibu Sehat Bangsa Kuat” sebagai bentuk rasa hormat kepada seluruh ibu ibu di Indonesia yang pada tanggal 22 Desember nanti bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu.
Ning Tika menyampaikan bahwa peran ibu sangat penting untuk mencapai target terwujudnya generasi emas 2045. Seorang ibu diharapkan dapat mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan hal tersebut harus dimulai bahkan semenjak seorang ibu masih menjadi calon ibu yaitu disaat masih remaja. Pemenuhan gizi yang cukup semenjak remaja dan menginjak saat nantinya akan melahirkan diharapkan dapat melahirkan bayi yang sehat. Saat ini, untuk mendukung pemenuhan gizi saat remaja sudah dilakukan oleh pemerintah salah satunya melalui program pemberian tablet tambah darah di sekolah. Selanjutnya, saat kehamilan diharapkan seorang ibu melakukan pemeriksaan rutin agar bayi yang dilahirkan nanti dapat lahir dengan kondisi sehat. Pemenuhan zat gizi selama hamil pun harus diperhatikan seperti adanya peningkatan kebutuhan energi yang tentu meningkat dibanding sebelum hamil, serta pemenuhan zat besi, asam folat sebagai persiapan melahirkan dimana jika seorang ibu menderita anemia dapat menyebabkan terjadinya berat badan lahir rendah sehingga dikemudian hari dapat menyebabkan terjadinya anak yang stunting. Ning Tika juga mengingatkan agar para ibu dapat memberikan ASI secara ekslusif dari usia 0 sampai 6 bulan dan dapat diteruskan pemberian ASI kepada bayi sampai usia 2 tahun.
Terdapat respon dari pendengar dalam acara ini diantaranya menanyakan tentang upaya pemenuhan gizi selama hamil akan tetapi “nyidam” makan makanan yang sering dianggap junk food. Ada juga yang bertanya tentang peran suami yang harus memberikan dukungan selama istrinya hamil, sampai adanya keluhan seorang ibu yang anaknya meski sudah remaja tetapi asupan gizinya kurang terpenuhi. Semua respon tersebut dijawab dengan jelas bahwa seorang ibu harus menyadari pentingnya pemenuhan gizi selama hamil serta dukungan suami tentu dapat mengurangi tingkat stres seorang ibu hamil yang biasanya meningkat. Adapun, untuk kasus seorang remaja yang asupan gizinya kurang terpenuhi maka peran keluarga untuk menjadikan menu keluarga sebagai sarana edukasi kepada sang anak untuk memenuhi asupan gizinya.
Di akhir acara, Ning Tika menyampaikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi sebenarnya mudah karena pada dasarnya makanan sehat dapat diupayakan dan pilihan ragam bahan makanan tersedia untuk memenuhi kebutuhan gizi khususya ibu hamil.
-n3n-
