
Selasa, 21 Januari 2025
Kembali acara Tanjung Perak Siang RRI Pro4 bekerja sama dengan AsDI Jawa Timur mengudara untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan gizi sebagai upaya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Kali ini topik yang diangkat adalah “Mengurangi Resiko Keracunan Pada Penyelenggaraan Makanan” . Topik ini ingin disampaikan mengingat di awal program pemberian makanan bergizi gratis yang diluncurkan pemerintah mulai tanggal 6 Januari 2025 ternyata terdapat kejadian keracunan makanan pada penyelenggaraan program tersebut. Terdapat pemberitaan tentang adanya keracunan makanan pada siswa SD di Jawa Tengah dan Kalimantan setelah mengkonsumsi makanan dari program tersebut..
Oleh karena itu, pada acara Tanjung Perak Siang kali ini, mbak Melinda Anevi,S.Tr, Gz seorang ahli gizi dari RSUD dr R Koesma Tuban yang menjadi narasumber kali ini memberikan tips agar dapat mengurangi resiko keracunan makanan. Mbak Nevi berharap tips ini dapat bermanfaat bagi para penyelenggara makanan, baik penyelenggaraan makanan banyak maupun ibu ibu yang menyelenggarakan makanan bagi keluarganya.
Mbak Nevi yang saat ini menjadi Kepala Instalasi Gizi RSUD dr R Koesma Tuban menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan makanan sebaiknya kita mengingat 5 kunci penting agar dapat mengurangi resiko keracunan makanan. 5 Kunci penting tersebut yaitu :
- Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan yang dimaksud adalah menjaga kebersihan diri, alat makan, alat masak, maupun lingkungan di sekitar proses pemasakan.Salah satu cara menjaga kebersihan diri adalah melakukan cuci tangan sebelum makan.
- Memisahkan makanan yang matang dengan bahan makanan yang masih mentah.
Pemisahan ini merupakan untuk mengurangi resiko cemaran dari bahan makanan mentah ke makanan matang
- Memasak dengan benar
Memasak dengan benar sesuai standar diharapkan makanan yang dihasilkan benar benar aman untuk dikonsumsi
- Simpan makanan matang pda suhu yang aman
Penyimpanan makanan pada suhu yang aman diharapkan dapat mencegah berkembangnya bakteri patogen yang dapat menimbulkan keracunan makanan
- Menggunakan air dan bahan baku yang aman
Dengan menggunakan bahan baku yang segar dan jauh dari masa kadaluarsa dapat mengurangi resiko terjadi keracunan makanan
Di akhir acara, Mbak Nevi mengingatkan kembali pentingnya untuk menerapkan 5 kunci mengurangi resiko keracunanan pada penyelenggaraan makanan. Mbak Nevi berharap, program makan bergizi gratis dari pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat tentang bagaimana menyiapkan makanan bergizi khususnya pada keluarga. Jika keluarga memperoleh asupan gizi yang cukup tentu diharapkan terbentuk generasi yang sehat dan semoga dapat menurunkan angka stunting di Indonesia.
-n3n-
