
Selasa, 18 Maret 2025
Acara Tanjung Perak Siang RRI Pro4 FM berkolaborasi dengan AsDI Jawa Timur kali ini menampilkan topik “Bugar Bergizi Puasa Ramadhan” dengan narasumber ning Hartinah Ariyanti,S.Gz, Dietisien, yang sehari hari bekerja sebagai ahli gizi Klinik Zaytun Pamekasan.
Acara yang dipandu oleh ning April dari RRI dimulai dengan penjelasan oleh Ning Yanti tentang adanya perubahan jam makan atau pola makan yang terjadi disaat kita menjalani ibadah puasa Ramadhan. Jika sebelum puasa, seseorang bisa mengkonsumsi makanan di waktu pagi hingga malam, maka saat puasa pemenuhan asupan nutrisinya dipenuhi dari jam setelah maghrib hingga saat imsyak sebelum subuh.
Ning Yanti menyampaikan bahwa kebutuhan zat gizi seseorang masih dapat terpenuhi meski sedang menjalani ibadah puasa. Pada kelompok tanpa adanya penyakit penyerta dapat memenuhi kebutuhan zat gizinya bisa terbagi saat buka puasa, setelah tarawih dan waktu sahur hingga menjelang imsyak. Adapun bagi mereka yang mempunyai penyakit penyerta, senyampang masih bisa menjalani ibadah puasa maka yang perlu menjadi perhatian adalah pembatasan konsumsi makanan yang dapat mempengaruhi keadaan sakitnya seperti pembatasan gula sederhana bagi yang menderita kencing manis atau pembatasan makanan yang tinggi purin bagi mereka yang mempunyai masalah peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Saat berbuka puasa disarankan agar seseorang dapat diberikan asupan zat gizi yang berisi karbohidrat, protein dan serat seperti makan kurma dan buah yang di variasi dengan topping keju untuk memberikan tambahan protein. Pilihan lain bisa berupa kolak kacang hijau yang selain memberikan asupan karbohidrat, protein, serat, serta cairan agar tidak terjadi dehidrasi. Air kelapa muda juga bisa menjadi pilihan karena akan memberikan beberapa mineral selain tentunya cairan. Pemenuhan cairan dalam sehari saat puasa Ramadhan diupayakan bisa mencapai 8 gelas sehari.
Selain itu, ning Yanti juga mengingatkan pendengar RRI Pro4 FM agar tetap menjalani aktifitas fisik seperti biasa saat menjalani puasa. Olahraga 30 menit sehari masih bisa dilakukan baik di waktu setelah sahur maupun menjelang berbuka puasa. Salah satu aktifitas olahraga yang bisa dilakukan adalah olahraga yang bersifat aerobik saat menjelang berbuka puasa seperti bersepeda maupun melakukan jogging. Disarankan oleh ning Yanti saat tarawih, pilihan berjalan kaki lebih baik dibandingkan jika menaiki kendaraan saat menuju masjid maupun saat pulang.
Di akhir acara, ning Yanti menguatkan bahwa tujuan berpuasa adalah menahan hawa nafsu termasuk menahan nafsu untuk mengkonsumsi makanan secara berlebihan agar tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa Ramadhan. Acara berakhir dengan senyuman berujar ibadah lancar dan badan tetap sehat.
-n3n-
